TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Massa yang menamakan diri Aliansi Suara Pemuda Revolusioner (Super) menggelar unjuk rasa di Kantor Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Jumat (14/7/2023). Massa sekitar 500 orang yang berasal dari 20 organisasi kepemudaan di Tapteng, menuntut agar Komisioner KPU Tapteng dan Bawaslu Tapteng segera dipecat.

Unjuk rasa ini dilakukan karena adanya dugaan kecurangan dan ketidaktransparanan dalam seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) oleh Komisioner KPU Tapteng.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa membawa spanduk dan pengeras suara. Dan juga membawa spanduk yang memperlihatkan foto Komisioner KPU dalam satu pertemuan dengan seorang Anggota DPR RI , Masinton Pasaribu dan pimpinan Parpol tertentu. Dalam spanduk itu mereka menyebut bahwa pertemuan itu adalah rapat konspirasi.

Massa meminta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap kepada Komisioner KPU dan Bawaslu Tapteng.

DKPP sendiri saat itu sedang mengadakan sidang kode etik terhadap Komisioner KPU Tapteng di Kantor Bawaslu Tapteng. Baca sambungan halaman selanjutnya>>>